BISA BERKARYA adalah ekosistem inklusif dan sirkular yang dikembangkan untuk menghubungkan pemilik material, mitra produksi inklusif, pengolah, dan pasar. Kami memetakan jenis serta kondisi material, mengenali keterampilan dan kapasitas mitra, kemudian mengarahkannya menuju bentuk pemanfaatan yang paling sesuai.
Melalui alur Waste–Match–Work–Worth, material dapat digunakan secara langsung, ditransformasikan menjadi produk, atau disalurkan kepada pengolah khusus. Dengan sistem ini, BISA BERKARYA berupaya menciptakan hubungan yang lebih terarah agar material memperoleh nilai guna yang lebih baik, mitra mendapatkan kesempatan produksi, dan karya dapat terhubung dengan pasar yang tepat.
BISA BERKARYA berawal dari dua peluang besar yang belum sepenuhnya terhubung. Bappenas memperkirakan penerapan ekonomi sirkular pada lima sektor prioritas, termasuk tekstil, berpotensi menambah PDB Indonesia sebesar Rp593–638 triliun dan menciptakan 4,4 juta lapangan kerja hijau pada 2030. Namun, kesempatan ekonomi tersebut belum dapat diakses secara merata. Data ILO tahun 2023 menunjukkan bahwa baru sekitar 18,7% penyandang disabilitas di Indonesia yang bekerja. Kondisi ini menunjukkan perlunya sebuah penghubung antara potensi material, keterampilan masyarakat inklusif, dan peluang ekonomi yang terus berkembang.
Berangkat dari kondisi tersebut, kami memulai pengembangan BISA BERKARYA melalui kunjungan, wawancara, dan validasi bersama pelaku industri, mitra produksi inklusif, serta calon pengguna. Dari proses ini, kami memahami bahwa persoalannya bukan sekadar material yang tersisa atau produk yang belum terjual. Belum tersedia mekanisme yang mampu memetakan material, mengenali keterampilan dan kapasitas mitra, lalu menghubungkan keduanya dengan kebutuhan pasar yang sesuai.
Temuan tersebut menjadi dasar perancangan sistem Waste–Match–Work–Worth. Material dipetakan pada tahap Waste, dicocokkan dengan kebutuhan dan kemampuan mitra pada tahap Match, kemudian diarahkan menuju proses pemanfaatan atau transformasi pada tahap Work, hingga menghasilkan nilai guna dan ekonomi pada tahap Worth. Melalui sistem ini, BISA BERKARYA dirancang untuk membantu material menemukan pemanfaatan yang tepat dan keterampilan memperoleh kesempatan untuk berkembang.
“Business can profit while serving people and planet.” — Paul Polman
Dengan moto ini, kami meyakini bahwa bisnis tidak harus memilih antara memperoleh keuntungan, memberdayakan manusia, atau menjaga lingkungan. Melalui BISA BERKARYA, kami berupaya menghubungkan material sisa, keterampilan mitra produksi inklusif, dan kebutuhan pasar agar material memperoleh pemanfaatan yang tepat, setiap keterampilan mendapatkan kesempatan untuk berkembang, serta karya yang dihasilkan memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.